Can I.. Can I just get your attention for one minute?
Um, yeah.. I'll be taking a questions in a minute..."
"Okay.. here we go.
Um, hey.. Just show of hands, how many people applied to other college? .... Everybody, yeah. And, how many of you got into the other places you applied to? .... Hmm... Nobody. Nobody got in anywhere else."
"Hey, you know what? I didn't either. I didn't get into a real college. I didn't get into a really really good college."
"I know what it's like to be rejected, it sucks. Rejection blows!! Being said NO to. You played tennis, basketball (or may be your own hobby), you studied hard enough, you sacrificed your time and money, but finally you're not gona make it. It is really dissapointed when your parrents said they were still proud of you when actually you got nothing."
--
Oke. Itu tadi cuma sekedar intermezzo aja kawan kawan yang gua ambil dari salah satu percakapan responden, ya.. mereka adalah beberapa anak yang baru aja lulus SMA tapi gak keterima di universitas manapun. Hmm.... sabar ya bro. Hidup ini emang keras!
Dan itu berarti, dia menunjukkan bahwa dirinya..
DITOLAK!
*suara petir menggelegar*
Hmm, satu kata yang bisa ngebuat hidup kita berubah 720 derajat. Ya gak sih? Satu kata yang menurut gua kenapa sih harus ada? Saat kita udah berjuang mati-matian untuk ngeraih mimpi dan target, tapi ternyata akhirnya tuh sia-sia. Rasanya tuh kaya nangis, jerit jerit, nyakar nyakar, tapi cuma bisa didalem hati aja. Kenyataan yang buat kita berpikir, kenapa sih gak ada satu ruang/satu posisi/satu bangku aja yang bisa bikin gua nyelip disitu? Satu aja! Itu kan ga akan pernah berpengaruh apapun? Toh ketika gua ada disana, gua bakalan bener bener dan ga bakalan ngecewain siapapun. KENAPAAA???!!!! *jungkirbalikin meja komputer*
Ada orang yang bilang, orang sukses itu juga banyak banget gagalnya. Orang sukses itu sering banget disamperin sama yang namanya penolakan. Tapi, apakah berarti setelah gagal kita akan menemukan jalan seperti mereka yang akhirnya sukses? Iya? Semuanya bilang jangan pernah menyerah, suatu saat pasti kita bakalan dapetin petunjuk atau jalan yang terbaik. Tapi KAPAN?!!! *nyekek ade sendiri*
*sigh*
Oke cukup galau nya. Komputer udah ancur dan ade gua juga udah sesek napas.
Tapi, kalo mau ngomongin yang namanya penolakan/kegagalan yaa itu semua tergantung gimana kitanya, ya gak? Ada yang ketika ditolak, kerjaannya galau terus sampe akhirnya malah nyusahin orangtua jadi pengangguran. Ada yang coba usaha minta bantuan temen biar dapet kerjaan trus naikkin skill dikit dikit biar bisa naik pangkat. Ada juga yang gak berhenti belajar dan berkembang berharap bisa ngelamar pekerjaan yang dia pengen, atau mungkin ada yang abis ditolak
Dari kejadian-kejadian diatas, gua bisa nyimpulin kalo penolakan/keadaan yang menimpa kita sekarang itu cuma berpengaruh 10% terhadap kehidupan kita. Selanjutnya, kita yang menentukan. Asal mau berusaha dan terus cari peluang aja tipsnya.
Gak percaya? Pernah denger cerita tentang 3 orang pegawai yang di PHK sama bosnya?
Ini dia ceritanya..
Ada 3 orang pegawai yang kena PHK sama bosnya gara gara ada krisis diperusahaan yang ngebuat bosnya (dengan terpaksa) mengurangi jumlah pegawai. Setelah di PHK, masing-masing dari pegawai dikasih uang PHK gitu sebanyak 10 juta.
Pegawai pertama, setelah di PHK dia stres berat, depresi abis coyyy!! Akhirnya dia mutusin buat ngabisin 10 jutanya dengan cara beli minum-minuman keras sama obat-obatan terlarang gitu, berharap stresnya ilang. Setelah dia puas (karna udah abis juga duitnya) dia pulang naik motor dalam keadaan mabok. Diperjalanan tanpa sadar (euforia alias ngefly) dia nabrak bis pusaka dan akhirnya meninggal dunia. Tamat!
Pegawai kedua, setelah di PHK dia dendam bro sama bosnya. Kenapa harus dia yang kena PHK? Padahal ada temen temen dia yang juga jabatannya sama tapi enggak di PHK. Akhirnya dia mutusin untuk menggunakan uang 10 jutanya buat nyewa bodyguard alias killer payment (pembunuh bayaran) buat ngebunuh si bosnya. hahahaha *oke cukup*. Misi pun di laksanakan.. bosnya pun berhasil dibunuh. 1 minggu kemudian polisi menyelidiki dan akhirnya mengetahui siapa yang menjadi pelaku pembunuhan tersebut. Pegawai 2 tertangkap dan akhirnya dipenjara selama 15 tahun. Tamat!
Pegawai ketiga, setelah di PHK dia mencari peluang, berusaha agar dia bisa tetap hidup walaupun tidak menjadi seorang pegawai. Akhirnya dia memutuskan untuk menghabiskan uang 10 jutanya utk berwirausaha. *jeng jeng* Dia memulai usahanya dengan membangun sebuah toko kecil didepan rumahnya. Dari situ usahanya berkembang dan sekarang telah memiliki 20 agen pendistribusi kebutuhan-kebutuhan pokok. Hmmm... kece ya?
That's it! Gak salah dong kalo gua bilang, apapun yang menimpa kita hari ini, hanya berpengaruh 10% terhadap kehidupan kita kedepan. Gak salah dong kalo kedepannya itu, kita yang menentukan?
Mungkin, posisi kita jauh beda sama 3 pegawai tadi. Atau mungkin sama sekali gak ada hubungannya. Tapi pada hakikatnya sama aja kan? asal kita gak manja dan mau usaha untuk terus cari peluang, pasti dapet kok :-)
Forget the past! Forget the failure! Nobody can go back and make a new begining, but everybody can start now and make a new ending.
Bukankah seekor burung baru bisa terbang setelah dia menjatuhkan dirinya terlebih dahulu?
"You can't fly unless you let yourself fall - Justin Bieber"

Tidak ada komentar:
Posting Komentar